Langsung ke konten utama

Installasi dan Konfigurasi Debian

Hasil gambar untuk debian

1.1              Pengertian Debian

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

1.2              Cara Installasi Debian

         1.      Installasi ini akan memnggunakan aplikasi Vmware, langkah pertama yang harus dilakukan adalah klik icon create a new virtual machine 


        2.      Setelah itu akan tampil seperti gambar dibawah ini setelah itu klik typical.
       3.      Kemudian akan tampil seperti gambar di bawah pilih installer disc image file(iso) kemudian klik browse untuk mencari file isonya , setelah ketemu klik next    
       4.      Lalu akan muncul seperti gambar dibawah kemudian klik next
      5.      Kemudian akan tampil seperti gambar dibawah, lalu klik next.
      6.      Selanjutnya akan tampil seperti gambar dibawah, dan klik finish.
      7.      Setelah itu akan tampil sperti gambar dibawah, kemudian klik power in this virtual machine.
      8.      Tunggu sebentar nanti akan tampil seperti gambar dibawah, lalu tekan enter pada install.


      9.  Setelah itu akan tampil seperti gambar dibawah, untuk pemilihan bahasa, dan pilih saja bahasa  English.
     10.  Kemudian klik other untuk pemilihan lokasi seperti gambar dibawah.
     11.  Kemudian klik asia.
     12.  Kemudian klik Indonesia.
      13.  Kemudian klik united states untuk konfigurasi lokasi.
      14.  Kemudian klik American English untuk pemilihan keyboard.

      15.  Kemudian tunggu sampai proses berhasil.
      16.  Setelah berhasil isi hostname, kemudian klik continue dengan tekan enter.
      17.  Setelah itu isi nama domainnya, kemudian klik continue dengan menekan enter.
       18.  Kemudian isi password root sesuai keinginan, setelah itu klik continue dengan menekan enter.
      19.  Setelah itu masukkan kembali password root yang telah dibuat.
     20.  Kemudian buat nama sebagai user setelah itu klik continue dengan menekan enter.
     21.  Kemudian buat password sebagai user kemudian klik continue dengan menekan enter.
    22.  Setelah itu masukkan kembali password sebagai user
    23.  Kemudian proses sampai berhasil.
     24.  Setelah proses berhasil akan tampil seperti gambar dibawah, dan pilih loakasi, kemudian tekan enter.
 


     25.      Setelah itu klik guided – use entire disk.

    26.      Jika tampil seperti gambar dibawah tekan enter.
    27.      Kemudian pilih all files in one partition.
 
    28.      Setelah tampil seperti gambar dibawah klik yes.
    29.      Kemudian tunggu proses intallasi berhasil.
    30.      Kemudian klik yes jika tampil seperti gambar dibawah.
  
    31.      Kemudian tunggu proses sampai selesai
   32.      Setelah itu jika tampil seperti gambar dibawah, klik yes.
  
   33.  Kemudian beri tanda(*) pada kalimst graphical desktop environment dan kalimat standard system utilities, kemudian klik continue dengan menakan enter.
   34.  Setelah itu tunggu proses hingga selesai.
   35.  Setelah selesai akan tampil seperti gambar di bawah dan klik continue.
   36.  Setelah itu akan tampil seperti gambar dibawah, klik nama user yang telah dibuat.
   37.  Dan beginilah jadinya.

1.3              Konfigurasi Debian

A.    Konfigurasi IP server
1.      Untuk melakukan konfigurasi IP, langkah pertama adalah masuk ke root terminal, kemudian ketikkan perintah nano /etc/network/interfaces, kemudian lakukan konfigurasi seperti gambar dibawah.
              Tekan Ctrl+X kemudian tekan Y dan Enter untuk keluar dari konfigurasi.
2.      Kemudian ketik perintah nano /etc/resolv.conf, kemudian lakukan konfigurasi seperti gambar dibawah.
Tekan Ctrl+X tekan Y kemudian enter untuk keluar dari konfigurasi.



3.      Lakukan restart dengan memasukkan perintah service networking restart
4.      Untuk mengetahui IP tersebut perintah yan di gunakan adalah ifconfig
B.     Konfigurasi DNS server
1.      Menginstall bind9 dengan perintah apt-get insall bind9.
2.      Pindah ke direktori bind dengan perintah cd /etc/bind
3.      Konfigurasi 1 menggunakan perintah nano named.conf.local, kemudian edit script sperti gambar dibawah.
4.      Copy file db.local ke db.ubaidillah dan db.127 ke db.1 menggunakan perintah cp db.local db.luhur dan cp db.127 db.1


5.      Konfigurasi 2 yaitu konfigurasi pada file db.luhur dan db.1, yang pertama pada file db.luhur menggunakan perintah nano db.luhur, kemudian ubahlah script seperti gambar dibawah.
6.      Kemudian konfigurasi file db.1  dengan perintah nano db.1 kemudian ubah script seperti gambar dibawah.
7.      Selanjutnya restart bind9 dengan perintah service bind9 restart.
8.      Kemudian cek domain apakah domain dapat digunakan atau tidak, caranya adalah menggunakan perintah nslookup 192.168.1.1 dan nslookup luhur.co.id.

9.      Kemudian install apache dengan perintah apt-get install apache2
10.  Install PHP dengan perintah apt-get install php5 php5-common libapache2-mod-php5
11.  Install mysql dengan perintah apt-get install mysql-server.
12.  Isi password dan ok.
13.  Install PHPMyadmin menggunakan perintah apt-get install phpMyAdmin.
14.  Beri bintang pada apache2 dan ok.
15.  Konfigurasi database dengan memilih YES
16.  Isi password untuk database
17.  Isi password untuk mysql application database.
18.  Konfigurasi password.
19.  Kemudian copy file apache menggunakan perintah cp /etc/apache2/mods-avalilable/userdir.* /etc/apache2/mods-enabled/.
 
20.  Konfigurasi apache2 dengan perintah nano /etc/apache2/mods-enabled//php5.conf.

Komentar